Warga Kalisari Sayung Tolak Pendirian Minimarket, Karena Dianggap Rugikan Toko Kecil Sekitarnya

Warga Desa Kalisari, Kecamatan Sayung resah menyusul pendirian minimarket Indomaret di wilayah tersebut.

Tokoh masyarakat setempat, Satriyo Seno Surono mengatakan, pendirian minimarkat dikhawatirkan bakal berdampak negatif pada pemilik usaha kecil di sekitarnya.

Ditambahkannya, pendirian Indomaret tersebut juga tanpa ada prodesur pendirian bangunan misalnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan HO (Izin Gangguan).

“Dalam pengurusan IMB dan HO, pihak Indomaret pun tidak meminta persetujuan pelaku toko-toko kecil di sekitarnya.”

“Di situlah akhirnya yang memicu para pemilik toko kecil yang keberatan,” ucapnya Minggu (30/12/2018) siang melalui sambungan telepon.

Pihak manajemen minimarket Indomaret, kata dia, tidak pernah memenuhi panggilan warga dengan pihak Pemerintah Desa Kalisari serta pihak terkait 8 dan 19 Desember 2018.

Oleh karena itu pada 8 Desember 2018, hasil rapat diputuskan untuk penghentian sementara pelaksanaan pembangunan minimarket tersebut.

“Namun, kepala desa tidak menjalankan putusan bersama untuk menghentikan pelaksanaan pekerjaan namun malah memberi izin melanjutkan pekerjaan,”tuturnya.

Dijelaskannya, hal itu menjadikan pertentangan dan keresahan di masyarakat terutama pihak pemilik toko kecil dengan tidak menyetujui berdirinya Indomaret.

“Berhubung pihak Indomaret tidak ada respon, kami memutuskan dengan pemilik toko melayangkan permohonan keberatan kepada Dinas Pelayanan Satu Atap Pemerintah Kabupaten Demak dan dilampirkan pemilik toko yang keberatan,” tuturnya.

Surat tersebut dilayangkan Jumat (28/12/2018) ditembuskan ke Bupati Demak, Kepala Satpol PP, Kapolres Demak, Camat Sayung termasuk Koramil dan Kapolsek.

“Peraturan Pemerintah Demak yang mengizinkan Alfamart maupun Indomaret diwilayah kabupaten Demak itu ada, namun harus dikaji ulang terkait zonasi yang harus ditetapkan,”keluhnya.

Menurutnya, pedagang kecil yang baru tumbuh dan berkembang dirugikan atas pendirian Indomaret.

Seperti yang sudah terjadi saat ini tidak jauh dari lokasi sudah ada minimarket membuat pemilik usaha-usaha toko kecil sekitarnya mengalami kerugian.

“Jika tetap tidak ada respon, kami akan mengajukan gugatan hukum sebagai upaya penolakan kami terhadap berdirinya Indomaret,”ucapnya.

Kepala Desa Kalisari, Saehul Hadi, mengatakan proses berdirinya Indomaret merupakan hasil kesepakatan tetangga sekitar yang telah menandatangani persetujuan.

Dia tidak mempermasalahkan pendirian Indomaret karena sudah disetujui warga setempat pada awal November 2018.

“Sebenarnya jika ada yang mempermasalahkan itu hanya kepentingan pribadi dari seseorang terutama dari pedagang kecil.”

“Sebenarnya, saya juga tidak dapat apa-apa kok mas,” jelasnya Minggu (30/12/2018) siang melalui sambungan telepon.

Menurutnya, hal seperti itu seharusnya ditanyakan ke Bupati Demak yang telah mengizinkan pendirian minimarket. (*)

Sumber : Alaqsha Gilang Imantara Tribun Jateng

Bagikan info ini via :

Tinggalkan Komentar