Tol Semarang-Demak Sampai Tahap Lelang, Pemenang Lelang Diumumkan Februari 2019

Proyek Jalan Tol Semarang-Demak telah memasuki tahap pelelangan. Sebanyak empat peserta lelang telah lulus tahap prakualifikasi dan diundang mengikuti pelelangan.

Dikutip detikFinance dari keterangan resmi BPJT, Sabtu (11/1/2019), empat peserta tersebut terdiri dari dua konsorsium BUMN dan dua perusahaan asal China. Yakni Konsorsium PT Jasa Marga (Persero), PT Waskita Toll Road, PT Adhi Karya (Persero) dan PT Brantas Abipraya (Persero), Konsorsium PT Pembangunan Perumahan (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) dan PT Misi Mulia Metrical, PT China Harbour Indonesia dan Sinohydro Corporation Limited.

Dokumen lelang sudah disampaikan sejak 15 November 2018. Pengumuman pelelangan Jalan Tol Semarang-Demak akan diumumkan pada Februari 2019.

Pembangunan jalan tol dengan nilai investasi Rp 15,3 triliun ini ditargetkan akan berlangsung selama dua tahun. Pembangunan dimulai pada 2019 dan ditargetkan beroperasi keseluruhannya pada tahun 2021.

Secara teknis Jalan Tol Semarang-Demak memiliki empat simpang susun yaitu Kaligawe, Terboyo, Sayung dan Demak. Kecepatan rencana 100Km/jam dengan arah pelebaran pada jalan tol ini adalah pelebaran ke dalam dengan jalur awal 2×2 dan jalur akhir 2×3.

Jalan Tol Semarang-Demak sepanjang 27 km dibangun untuk meningkatkan aksesbilitas dan kapasitas jaringan jalan dalam melayani kawasan utara Jawa. Seperti diketahui kondisi lalu lintas kawasan utara Jawa kepadatannya cukup tinggi.

Jalan tol ini diintegrasikan dengan tanggul laut di pantai utara Kota Semarang, mulai dari wilayah Kaligawe hingga Kali Sayung di Kabupaten Demak. Tanggul laut ini berfungsi untuk mengatasi banjir, rob, dan penurunan tanah (subsidence) di Semarang Utara bagian timur khususnya kawasan Kaligawe sampai Sayung.

Sumber : Detik Finance

Bagikan info ini via :

Tinggalkan Komentar