Menelisik Peradaban Tionghoa di Demak

Menurut Babad Tanah Jawi dan informasi Kronik China pada kuil Sam Poo Kong, pada abad ke-15 Kesultanan Demak didirikan oleh seorang Tionghoa Muslim Jin Bun (anak Putri Campa dan Raja Majapahit, Brawijaya I) yang berganti nama menjadi Raden Patah. Ia menjadi Sultan Demak pertama dan merupakan tonggak penyebaran Islam di Jawa.

Pada masa berjayanya Kesultanan Demak, orang-orang Tionghoa datang ke kota melalui jalur perdagangan. Mereka tinggal di dekat pasar dan jalan utama ke pelabuhan (dulu ada selat Muria). Kita bisa katakan bahwa di Demak terdapat salah satu pecinan tertua di Indonesia.

Kita dapat melihat sekarang kota Demak terstruktur dari sebuah alun-alun, pasar, Masjid Agung Demak dengan beberapa ornamen China dan adanya pecinan. Namun semua rumah toko tua warga Tionghoa di kawasan Pecinan telah dipotong untuk pelebaran jalan, oleh karena itu kita tidak menemukan bentuk aslinya.

Piring Campa merupakan pemberian dari Ibu Raden Patah, sebagian di pasang di dinding serambi sebagian lagi di pasang di tempat imam Masjid Agung Demak

Selain ruko, di dekat alun-alun ada rumah besar berhalaman yang bangunan utamanya masih ada tetapi bangunan depannya telah digusur oleh pelebaran jalan. Rumah ini sekarang digunakan sebagai sarang walet.

Kelenteng di kota ini kecil dan terletak di tepi alun-alun. Sebelumnya, Kelenteng Poo An Bio ini terletak di tengah-tengah jalan, namun pada tahun 1966, pemerintah memindahkannya pada lokasinya yang sekarang, yaitu dipojok alun-alun. Penghancuran pecinan Demak sangat massif sehingga sulit untuk di lacak bentuk asli rumah-rumahnya. Hampir semua rumah-rumah tua yang tersisa telah lenyap untuk bangunan baru.

Meskipun Demak terkenal dengan sejarah Islam Jawa, namun sejarah Pecinan Demak yang menjadi ekosistem pada saat itu tidak banyak diketahui. Semua fakta sejarah Demak berpusat pada sejarah Kerajaan Demak. Bertentangan dengan itu, kita melihat bahwa pecinan menjadi jalan utama kota ini. Maka tidak berlebihan juga untuk mengatakan bahwa kota ini juga terbentuk oleh unsur Tionghoa.

Bagikan info ini via :

Tinggalkan Komentar