Gelar Seni Tradisi Tari dan Reog Ponorogo, Galang Donasi Untuk Selat Sunda

Ratusan warga Demak yang dari anak-anak hingga orang tua mengerumuni pertunjukan pentas seni Reog Ponorogo dan Tari Jaranan di Alun-Alun Demak pada Minggu (30/12/2018) pagi.

Mereka asik menonton penampilan tari jaranan, tari manuk peksi, reog ponorogo atau barongan yang sebagian besar dilakukan oleh anak-anak usia remaja. Alunan musik gamelan mengiringi tarian – tarian dan menambah kemeriahan acara.

Beberapa personel lainnya nampak berkeliling membawa kardus untuk menggalang donasi untuk korban tsunami Selat Sunda ke penonton yang hadir maupun warga yang sedang CFD di alun-alun Demak.

Penonton, Muhammad Yudha Wiratama (17) merasa senang bisa melihat pertunjukan pentas seni reog ponorogo, barongan dan tari jaranan. Dia mendukung pertunjukan seperti ini karena mampu melestarikan budaya bangsa.

“Saya tidak pernah melihat pertunjuk pentas seni seperti ini di alun-alun. Kegiatan ini positif karena juga ditujukan untuk membantu korban bencana tsunami Selat Sunda,”ucapnya di sela-sela kegiatan, Minggu (30/12/2018) pagi.

Ketua Panitia Patmabaswara, Raden Zulverdi Tri Hari Murti, mengatakan pentas seni merupakan gabungan dari Sanggar Patma Baswara Kadilangu dan Barongan Karangsari sekitar 70 personil. Kami menampilkan Barongan, tari jaranan, tari manuk peksi.

“Kegiatan ini dilakukan untuk momentum khusus saja karena untuk membantu saudara -saudara kita di selat Sunda,”katanya usai acara, Minggu (30/12/2018) pagi.

Dijelaskannya, kegiatan pentas seni juga bertujuan bentuk pelestarian seni dan budaya yang akhir-akhir ini telah ditinggalkan sehingga bisa kembali dicintai anak muda jaman sekarang.(agi)

Sumber : Alaqsha Gilang Imantara, Tribun Jateng

Bagikan info ini via :

Tinggalkan Komentar