Copet Di Dalam Bus Demak-Semarang, Sopir Hentikan Busnya Di Hadapan Polisi Lantas

Petugas Polres Demak, berhasil meringkus seorang pencopet yang nekat beraksi di dalam bus jurusan Semarang-Demak, Rabu (9/1/2019).

Pelaku di ketahui bernama Waluyo (35), warga Desa Kedunguter, Kecamatan Karangtengah, Demak.

Sementara itu, korban Ani Yulfa (23), merupakan warga Desa Tambakroto, Kecamatan Sayung, Demak.

Kapolres Demak, AKBP Arief Bahtiar mengatakan pencopetan berawal saat korban Ani Yulfa (23) berangkat bekerja menumpang bus Semarang-Demak.

“Sesampai di Jalan Raya Semarang-Demak, Desa Wonokerto, Kecamatan Karangrengah, Demak, tas karyawan PT Glory itu ditarik oleh pelaku,” ungkap AKBP Arief.

Dijelaskannya, posisi korban saat itu berdiri karena bus penuh dan tas miliknya berada di belakang badan.

Ketika pelaku beraksi, Korban merasakan tasnya ada yang menarik.

“Setelah dilihat ke belakang, dompet miliknya sudah di tangan pelaku dan disaksikan dua penumpang lainnya,” terangnya.

Mengetahui ada kejadian pencurian di dalam bus, lanjutnya, sopir bus kemudian menghentikan kendaraannya di depan petugas Satlantas yang tengah mengatur arus lalu lintas. Si copet pun tak berkutik, tak lagi bisa melarikan diri, Ia akhirnya terpekur di dalam bus memikirkan nasibnya.

“Tak berselang lama, anggota Polres Demak mendatangi TKP dan mengamankan barang bukti berupa tas warna coklat, dompet warna oranye berisi uang Rp.2.900.000, kartu BPJS serta kartu ATM,” ujarnya.

Polisi kemudian membawa pelaku ke Polsek Karangtengah guna proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku kita jerat pasal 362 KUH-Pidana tentang pencurian,” tandasnya.

Menurut AKBP Arief, setelah polisi membekuk sang copet, sopir bus pun melanjutkan perjalanan.

Korban tak ikut naik bus karena harus memberi keterangan kepada polisi.

Sumber : Alaqsha Gilang Imantara, Tribun Jateng

Bagikan info ini via :

3 tanggapan untuk “Copet Di Dalam Bus Demak-Semarang, Sopir Hentikan Busnya Di Hadapan Polisi Lantas

  • Kamis, 10 Januari, 2019 pada 13:55
    Permalink

    Adk ipar saya jg pernah jatuh beruntun dikarang tengah wkt ada pengerukan sungai pembangunan jln wkt jatuh tasnya diambil org tak dikenal tas seisinya hilang smua wkt pulang Dr rs Karyadi k arah Kudus😢

    Balas
  • Senin, 14 Januari, 2019 pada 23:38
    Permalink

    Alhamdulillh, supirnya peduli dan garcep

    Balas
  • Selasa, 15 Januari, 2019 pada 09:11
    Permalink

    Sinergi semuanya, bahu membahu ….
    Budaya sae ….

    Balas

Tinggalkan Komentar