Bawaslu Demak Cek Temuan Tabloid Indonesia Barokah di Kantor Pos Demak

Ketua Bawaslu Kabupaten Demak, Khoirul Saleh bersama anggotanya, mendatangi Kantor Pos Demak, untuk memastikan penundaan pendistribusian tabloid Indonesia Barokah, Jumat (1/2).

Penundaan tersebut sesuai imbauan Bawaslu Pusat, terkait materi berita bernuansa politik yang hingga saat ini masih dikaji. Kedatangan Bawaslu Demak, diterima Kepala Cabang Kantor Pos Demak.

Sulkin mengatakan terdapat kiriman 941 eksemplar tabloid Indonesia Barokah, yang ditujukan ke sejumlah alamat penerima. Dari jumlah itu, 260 eksemplar di antaranya telah terkirim ke penerima dan diantaranya telah terdistribusikan ke masjid-masjid di Demak.

”Dalam satu paket berisi 3 eksemplar, masing-masing terdiri atas 16 halaman. Saat ini yang masih di kantor pos Demak sebanyak 681 eksemplar,” terangnya.

Selanjutnya Kepala Delivery Center Kantor Pos Demak, Sarimin, menambahkan pihaknya menunda pengiriman, setelah ada imbauan Bawaslu, agar dilakukan penundaan sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Ketua Bawsalu Kabupaten Demak, Khoirul Saleh, meminta diperlihatkan paketan tabloit tersebut.

Sarimin pun menunjukan tumpukan paketan tabloid Indonesia Barokah yang masih tersimpan di kantornya. Tertulis di setiap paketan asal pengirim dari Jakarta Selatan berupa tabloid edisi 1 Desember 2018. Juga tertera tujuan dan alamat para penerima kiriman paket tersebut.

Menurut Khoirul Saleh, pihaknya perlu mengecek langsung ke Kantor Pos, untuk mengetahui keberadaan tabloid Indonesia Barokah tersebut. Termasuk memastikan jumlah yang beredar dan yang belum diedarkan. ”Kami juga masih mengikuti perkembangan kebijakan Bawaslu pusat.

Saleh menambahkan pihaknya melakukan pengecekan karena kabupaten/kota lainnya juga melakukan hal serupa.

“Yang jelas saat ini untuk sementara waktu perlu ada penundaan distribusi agar tidak menimbulkan kegaduhan,” katanya.(H1-42)

Sumber : Suara Merdeka

Bagikan info ini via :

Tinggalkan Komentar